
laporan:Hendrianto
Tanjungpinang-Pelaksanaan kampanye terbuka Pemilu legislatif (Pileg) 2009, pelanggaran semakin banyak terjadi. Sedikitnya tiga kasus pelanggaran pemilu karena melakukan kampanye terbuka dengan melibatkan anak-anak. Pelanggaran ini dilakukan hampir keseluruhan partai yang berkampanye terbuka melibatkan anak anak.
Seperti hasil pantauan, partai PDI-P yang melakukan kampanye terbuka di senggarang, dan partai PDP di lapangan pamedan tanjungpinang pada hari selasa (31/3) “Kedua partai tersebut umumnya menolak dikatakan memobilisasi anak-anak. Sementara itu Panwas sendiri juga kesulitan membuktikannya. Mereka beralasan kehadiran anak-anak tidak disengaja karena ikut orangtua,” ujar salah seorang panwaslu kota tanjungpinang ketika diminta komentar nya baru baru ini.
Dari kasus pelanggaran kampanye karena melibatkan anak-anak sebagai konstituen, kasus pelanggaran terberat dilakukan oleh Partai PDI-P. Alasannya, dalam kampanye terbuka Partai PDI kota tanjungpinang yang digelar selasa kemarin, kampanye terbuka yang di laksanakan tak jauh dari sebuah sekolah dasar negri di senggarang tersebut, sngat mengganggu aktifitas belajar mengajar, selain terikan masa yang berjumlah ribuan tersebut juga di iringi dengan pekikan iringan suara motor simpatisan yang berhenti persis di halaman sekolah itu.
Melihat masa begitu membludak, anak anak yang tadinya sedang belajar di dalam ruangan berhamburan keluar ingin melihat kerumunan warga, tak ayal lagi seorng anak didik mengambil sebuah bendera partai tersebut dan melambaikanya sambil menerikan , Hidup PDI..Hidup PDI…
Padahal jelas sekali telah di tegaskan pada Huruf J disebutkan, kampanye dilarang melibatkan WNI yang tidak punya hak pilih termasuk anak-anak. Selain itu, kampanye dengan melibatkan anak-anak dianggap sebagai tindakan eksploitasi sehingga bertentangan dengan hak asasi anak.
Namun sayang nya walaupun telah banyak pelanggarn kampanye, yang di lakukan oleh parpol parpol tersebut, Panwaslu kota tanjungpinang hingga samapai saat ini hanya bersikap diam, belum ada reaksi apapun, sebenarnya ada apa?



